Pages

Jumat, 14 November 2014

FASTER CLASS



Kami merupakan salah satu bagian dari 23 kelas yang ada di ManDupa (MAN 2 Model Palembang). Kami ialah siswa/i yang menurut kami termasuk yang beruntung, kenapa ? Ya, karena kami merupakan siswa/i terpilih dalam kelas Akselerasi (Percepatan), tidak semua siswa/i di Mandupa bisa masuk kedalam kelas Akselerasi hanya siswa/i terpilih saja yang bisa masuk. Kami teridiri dari 20 Siswi, 5 Siswa dan 1 wali kelas. Kami sangat bangga sekali bisa menjadi salah satu siswa/i terpilih di Mandupa selain bangga bisa masuk kelas Akselerasi kami juga bangga karena kami merupakan siswa/i angkatan pertama di kelas Akselerasi.
            Dalam belajar kami memang bisa dibilang ekstra cepat, Kenapa ? Ya, karena kami harus menyelesaikan 6 semester dalam 2 tahun, kalau kelas lain 1 semester itu 6 bulan, nah kami harus menyelesaikannya dalam 4 bulan.
            Tanggal merah memang menjadi tanggal yang istimewa bagi kami karena biasanya hari libur itu memang jarang ada pada kami kecuali hari minggu dan hari libur nasional. Banyak tugas,  tak masalah bagi kami meski kami sering mengeluh karena capek menerima tugas dan ulangan yang hampir setiap hari ada kami tak pernah untuk mundur dari semangat kami yang pernah kami niatkan ketika masuk ke kelas Akselerasi ini. Kami sangat yakin bahwa kami bisa menyelsaikan semua ini.
            Kami mempunyai kelas yang kental dengan kebersamaan. Meskipun kami jarang libur dan waktu untuk kami bermain sangat berkurang, kami tak pernah merasa semua itu hilang. kami mempunyai cara tersendiri agar kami tak jenuh dalam belajar salah satunya kami sering mengadakan liburan kecil-kecilan salah satunya kami pernah jalan-jalan bareng sekalian study empiris ke Makam KH Merogan yanga ada di kertapati yang di dampingi oleh umi Roselah, ibu Busroh dan ibu Suryani, kami pernah makan bareng dengan wali kelas, kami juga pernah nonton bareng dengan wali kelas, dan kami juga pernah berenang bareng bersama wali kelas dan ibu Fari.
Kami 25 siswa/i di kelas Akselerasi memiliki kedekatan sama seperti saudara sendiri. Kami juga sudah sangat menganggap wali kelas kami yaitu Ibu Fitriany sama seperti ibu kami sendiri, selain Ibu Fitriany kami juga sudah sangat menganggap Mam Komariah sama seperti ibu kami juga. Walau Mam Komariah tidak tugas lagi di Mandupa kami sangat sayang dan kami pasti akan merindukan beliau yang selalu memberikan perhatian kepada kami.
Kami sangatlah bangga bisa menjadi siswa/i terpilih angkatan pertama kelas Akselerasi di Mandupa, kami juga sangat bangga bisa bersatu seperti ini dan bisa kompak seperti saudara sendiri. Kami tahu kami memiliki sifat yang berbeda-beda, dari perbedaan itulah kami bisa saling melengkapi satu sama lainnya.
            Inilah kami FASTER (First Acceleration is the Smart TeenageRs).
                                                                                                                       

--AM

Sabtu, 26 Juli 2014

REVIEW You Are Invited

“Hidup itu berawal dari huruf B dan berakhir di huruf D. B artinya Birth dan D artinya Death. Tapi di antara huruf B dan D ada huruf C, yang artinya Choice. Artinya, hidup selalu menawarkan pilihan.” (hal. 198) .




Penulis: Kezia Evi Wiadji
Editor: Anin Patrajuangga
Desain kover & Ilustrasi: Ni Made Adenari
Penata isi: Lisa Fajar Riana
Penerbit: Grasindo
Cetakan: 2014
Jumlah hal.: iv + 211 halaman
ISBN: 9786022514930



Stacy Tanu dan Jhon Edward
berencana melangsungkan pesta pernikahan.

Selain mengundang 400 tamu, juga enam orang yang mempunyai hubungan sangat spesial dengan kedua calon mempelai. Mereka adalah Dina, Ben, Lyla,Sonia, Edo dan James.
Beberapa minggu menjelang pesta pernikahan itu, masalah demi masalah silih berganti menghampiri mereka
Dapatkah mereka bergabung dengan tamu undangan lain untuk merayakan pesta pernikahan Stacy dan John?


Dilihat dari covernya , covernya anggun banget yaaa  manis , simple, cantik , elegan , matching juga sama judulnya ‘’ You Are Invited ‘’ .

Dengan bahasa ringan dan mudah dipahami meski alurnya maju mundur. Dan sayangnya walaupun bahasanya menurut ku ringan ada kekurangannya seperti yang di Bandung, nggak terasa aura Sundanya dalam percakapan setidaknya ada kata ‘’ atuh , mah , mangga .. ‘’ 

Dengan menggunakan sudut pandang orang pertama , cerita ini ada kisah John dan Stacy serta kisah dari 6 orang lainnya. Ada satu benang merah yang menghubungkan semua cerita tersebut yakni undangan pernikahan John & Stacy.

Cerita dibuka dengan perbincangan John & Stcay tentang persiapan pernikahan mereka dan siapa saja yang akan mereka undang . Seperti Stacy yang akan mengundang Ben (mantannya) ke acara pernikahan dan juga berharap  John mengundang Dina (mantan pacar John) .

Cerita ditutup dengan dengan cerita tentang pesta pernikahan Stacy dan John. Bisa dikatakan bahwa novel ini lebih berkesan seperti sekumpulan cerita antara cerita benang merah yang satu dengan yang lainnya .

Selain itu di novel ini juga kita di ajak berkeliling Indonesia lohhh *waaahhh asiiik* kok bisa ? iya bisa , karena di dalam novel ini kita   akan diajak berkeliling ke beberapa daerah di Indonesia yakni Jakarta, Bali, Pekanbaru, Solo, Bandung, Batam, dan Medan. Asik kan ?
 
antulan sinar matahari di air danau layaknya serpihan kaca retak yang bergerak-gerak. Semakin mempercantik Danau Maninjau dengan luas hampir 100 km2 yang dikelilingi oleh bukit-bukit yang membentuk dinding. (hlm. 54)

dan selain itu juga pembaca akan di ajak berwisata kuliner *yummy*

Ini semua makanan khas Solo. Jangan tanya mana yang enak, karena menurutku semuanya enak. Ada selat Solo, bakmi ketoprak, galantin, trancam, sate buntel, cabuk rambak, tahu kupat, .... .... (hlm. 91)

eh iya aku juga menemukan typo : seperti Longga (hlm. 183) yang seharusnya lo ngga .
Walaupun ada kekurangan dan kelebihan secara keseluruhan novel ini bagus dan cocok banget untuk pembaca yang menyukai genre romance dan cocok juga untuk pembaca yang suka traveling di Indonesia .



* Buat kak Kezia maaf kak jika review aku ini jauh dari kata layak , karena ini review pertama ku . tapi setidaknya aku sudah berani mencoba ^^ *salammanis*



Sabtu, 26 April 2014

Metropolis


Assalammualaikum ..



Metropolis judulnya yang di tulis oleh Windry Ramadhina  di editorin oleh Mira Rainayati, Anin P., Fanti G. , di terbitkan pada tahun 2013 dari penerbit Grasindo , dan memiliki genre ‘drama kriminologi‘ , btw baru pertama kali ini ayu bca novel yang genrenya ‘drama kriminologi’ yang terinspirasi belinya itu dari twitter dan dari Mbak Windry Ramadhina yg di mana ayu menjadi salah satu pengikut mbak windry di twitter ‘’followers’’ .
Kali ini ayu hnya mau kasih sinopsis aja yaa :v

Sinopsis:
Setiap kota punya sisi gelap dan di sana mereka--mafia--berpesta.
Bram, polisi muda yang cerdas, anak seorang pecandu yang mati dibunuh pengedar. Miaa, perempuan misterius yang tidak pernah memiliki ayah. Johan, lelaki yang lahir di kalangan mafia dan punya banyak piutang nyawa. Indira, perempuan berhati bersih, orang yang salah di tempat yang salah.


Keempatnya tenggelam dalam kegelapan metropolis, di tengah-tengah konflik antargeng pengedar narkotika Jakarta. Tetapi, mereka tidak hitam, bukan pula putih sepenuhnya. Mereka manusia biasa yang punya ambisi, memendam niat buruk, melakukan kesalahan, serta merasakan benci dan cinta.


Penasaran nggak sama isi bukunya yang lebih lengkap ? kalo penasaran boleh kok pinjem yang ayu ^^ hhe

Sekian ...
Wassalammualaikum ....  

Deserted



Seems like yesterday when he first said hello

Funny how time fly's by when ......... 
                   
                    










Rabu, 26 Maret 2014

Lyric

If Tomorrow Never Comes | Ronan Keating

Sometimes late at night
Kadang malam-malam
I lie awake and watch her sleeping
Ku terjaga dan memandangi dirinya yang terlelap
She's lost in peaceful dreams
Dia terbuai dalam mimpinya yang damai
So I turn out the lights and lay there in the dark
Maka kupadamkan lampu dan diam dalam gelap
And the thought crosses my mind
Dan terlintas di pikiranku
If I never wake up in the morning
Jika aku tak terbangun lagi esok pagi
Would she ever doubt the way I feel
Akankah dia meragukan perasaanku
About her in my heart
Kepadanya yang kupendam di hati

If tomorrow never comes
Jika tak ada hari esok
Will she know how much I loved her
Akankah dia tahu betapa aku mencintainya
Did I try in every way to show her every day
Sudahkah kulakukan semua cara untuk menunjukkan padanya tiap hari
That she's my only one
Bahwa dialah satu-satunya
And if my time on earth were through
Dan jika waktuku di dunia telah habis
And she must face this world without me
Dan dia harus menghadapi hidup ini tanpaku
Is the love I gave her in the past
Apakah cinta yang kuberikan padanya di masa lalu
Gonna be enough to last
Akan terus abadi
If tomorrow never comes
Jika tak ada hari esok

Cause I've lost loved ones in my life
Karna aku telah kehilangan orang-orang terkasih dalam hidup
Who never knew how much I loved them
Yang tak pernah tahu betapa mereka kucintai
Now I live with the regret
Kini aku hidup dalam sesal
that my true feelings for them never were revealed
Bahwa perasaanku pada mereka tak pernah terucap
So I made a promise to myself
Maka kuberjanji pada diri sendiri
To say each day how much she means to me
Untuk setiap hari mengucapkan betapa berartinya dia bagiku

And avoid that circumstance
Dan menghindari keadaan
Where there's no second chance to tell her how I feel
Di mana tak ada kesempatan kedua untuk memberitahunya tentang perasaanku
If tomorrow never comes
Jika tak ada hari esok
Will she know how much I loved her
Akankah dia tahu betapa aku mencintainya

Did I try in every way to show her every day
Apakah telah kulakukan semua cara untuk menunjukkan padanya setiap hari
That she's my only one
Bahwa dialah satu-satunya
And if my time on earth were through
Dan jika waktuku di dunia telah habis
And she must face this world without me
Dan dia harus menghadapi hidup ini tanpaku
Is the love I gave her in the past
Apakah cinta yang kuberikan padanya di masa lalu
Gonna be enough to last
Akan terus abadi
If tomorrow never comes
Jika tak ada hari esok
So tell that someone that you love
Maka, katakanlah pada orang yang kau cinta
Just what you're thinking of
Apa yang ada dalam pikiranmu

Lyric

Unintended | Muse

You could be my unintended choice
Kau mungkin kan jadi pilihan tak terdugaku
to live my life extended
untuk menemani hari-hariku
You could be the one
Kau mungkin kan jadi satu-satunya
I’ll always love
Yang kan selalu kucinta
You could be the one who listens to
Kau mungkin kan jadi satu-satunya yang mau mendengarkan
my deepest inquisitions
Segala tanyaku
You could be the one
Kau mungkin kan jadi satu-satu
I’ll always love
Yang kan slalu kucinta

I’ll be there as soon as I can
Aku kan datang secepat mungkin
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before
Namun, kumasih merajut kepingan hidupku sebelumnya

First there was the one who challenged
Mulanya, seseorang menentang
All my dreams and all my balance
Semua mimpi dan keseimbanganku
She could never be as good as you
Dia takkan mungkin sebaik dirimu

You could be my unintended choice
Kau mungkin kan jadi pilihan tak terdugaku
to live my life extended
untuk menemani hari-hariku
You should be the one I’ll always love
Kau kan jadi satu-satunya yang slalu kucinta

I’ll be there as soon as I can
Aku kan datang secepat mungkin
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before
Namun, kumasih merajut kepingan hidupku sebelumnya

I’ll be there as soon as I can
Aku kan datang secepat mungkin
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before
Namun, kumasih merajut kepingan hidupku sebelumnya

Before you

Sebelum bersamamu

Senin, 16 Desember 2013

Assalammualaikum ....  

Merah-Merah nih :D hehe















Wassalammualaikum ... ♥♥♥