Kami
merupakan salah satu bagian dari 23 kelas yang ada di ManDupa (MAN 2 Model
Palembang). Kami ialah siswa/i yang menurut kami termasuk yang beruntung,
kenapa ? Ya, karena kami merupakan siswa/i terpilih dalam kelas Akselerasi
(Percepatan), tidak semua siswa/i di Mandupa bisa masuk kedalam kelas
Akselerasi hanya siswa/i terpilih saja yang bisa masuk. Kami teridiri dari 20
Siswi, 5 Siswa dan 1 wali kelas. Kami sangat bangga sekali bisa menjadi salah
satu siswa/i terpilih di Mandupa selain bangga bisa masuk kelas Akselerasi kami
juga bangga karena kami merupakan siswa/i angkatan pertama di kelas Akselerasi.
Dalam belajar kami memang bisa
dibilang ekstra cepat, Kenapa ? Ya, karena kami harus menyelesaikan 6 semester
dalam 2 tahun, kalau kelas lain 1 semester itu 6 bulan, nah kami harus
menyelesaikannya dalam 4 bulan.
Tanggal merah memang menjadi tanggal
yang istimewa bagi kami karena biasanya hari libur itu memang jarang ada pada
kami kecuali hari minggu dan hari libur nasional. Banyak tugas, tak masalah bagi kami meski kami sering
mengeluh karena capek menerima tugas dan ulangan yang hampir setiap hari ada
kami tak pernah untuk mundur dari semangat kami yang pernah kami niatkan ketika
masuk ke kelas Akselerasi ini. Kami sangat yakin bahwa kami bisa menyelsaikan
semua ini.
Kami mempunyai kelas yang kental
dengan kebersamaan. Meskipun kami jarang libur dan waktu untuk kami bermain
sangat berkurang, kami tak pernah merasa semua itu hilang. kami mempunyai cara
tersendiri agar kami tak jenuh dalam belajar salah satunya kami sering
mengadakan liburan kecil-kecilan salah satunya kami pernah jalan-jalan bareng
sekalian study empiris ke Makam KH Merogan yanga ada di kertapati yang di
dampingi oleh umi Roselah, ibu Busroh dan ibu Suryani, kami pernah makan bareng
dengan wali kelas, kami juga pernah nonton bareng dengan wali kelas, dan kami juga
pernah berenang bareng bersama wali kelas dan ibu Fari.
Kami
25 siswa/i di kelas Akselerasi memiliki kedekatan sama seperti saudara sendiri.
Kami juga sudah sangat menganggap wali kelas kami yaitu Ibu Fitriany sama
seperti ibu kami sendiri, selain Ibu Fitriany kami juga sudah sangat menganggap
Mam Komariah sama seperti ibu kami juga. Walau Mam Komariah tidak tugas lagi di
Mandupa kami sangat sayang dan kami pasti akan merindukan beliau yang selalu
memberikan perhatian kepada kami.
Kami
sangatlah bangga bisa menjadi siswa/i terpilih angkatan pertama kelas
Akselerasi di Mandupa, kami juga sangat bangga bisa bersatu seperti ini dan
bisa kompak seperti saudara sendiri. Kami tahu kami memiliki sifat yang
berbeda-beda, dari perbedaan itulah kami bisa saling melengkapi satu sama
lainnya.
Inilah kami FASTER (First
Acceleration is the Smart TeenageRs).
--AM

